Tak jauh dari jauh dari dulu
Bedug magrib menggema diiringi adzan dari suara para santri terpilih
Sehelai sorban serasi melingkar dileher pundak para senior kaum
Kesibukan semakin tampak jelas di air pancuran tempat wudhu tertunaikan
Silih berganti para santri bersuci dinaungi lembayung serta semilir angin kaki gunung mempercepat santri tuk bersenandung
sholawat salam sebelum sholat pun riuh mengisi kekosongan di mesjid yang perlahan penuh
Hari semakin gelap
Irama alam cukup, membuat suasana khidmat saat para santri mendapat tarekat hukum-hukum agama pedoman buat perjalanan panjang
Ayat-ayat keagunganNya pelajaran pokok tiap hari
Waktu itu, disini terasa begitu ramai penuh kehangatan
Ba'da isya para santri mulai bersenda
Sebagian santri sibuk menghapal pelajaran yang di dapat di temani derik jangkrik serta alunan nyanyian katak tampak jelas didalam rumah di petak-petak
Aku santri kecil waktu itu yang begitu akrab dengan mereka
Biasa menghabiskan waktu bersama duduk ramai-ramai di beranda diterangi cahaya bulan serta beberapa piring kacang rebusan mbahku
Ya..waktu itu memang begitu indah..
Begitu pun saat subuh menjelang
Wajah-wajah lesu nampak hiasi pintu-pintu kamar
Namun berubah semangat saat air mulai menitik di dahi-dahi
Wejangan-wejangan Mbah biarkan dingin pagi berlalu
tinggalkan kokok ayam serta cahaya mentari yang muli menerobos bilik mesjid kami
Bayangan ujung kelapa bisa di injak-injak dihalaman mesjid ini baru kami berhenti.
Karya: Lutfi 'Jembay' Apandi (Sahabat Saya).
Sama-sama Pejuang di Lorong Transendental Kotak Kehidupan. Para pengejar Impian.!!!
Bedug magrib menggema diiringi adzan dari suara para santri terpilih
Sehelai sorban serasi melingkar dileher pundak para senior kaum
Kesibukan semakin tampak jelas di air pancuran tempat wudhu tertunaikan
Silih berganti para santri bersuci dinaungi lembayung serta semilir angin kaki gunung mempercepat santri tuk bersenandung
sholawat salam sebelum sholat pun riuh mengisi kekosongan di mesjid yang perlahan penuh
Hari semakin gelap
Irama alam cukup, membuat suasana khidmat saat para santri mendapat tarekat hukum-hukum agama pedoman buat perjalanan panjang
Ayat-ayat keagunganNya pelajaran pokok tiap hari
Waktu itu, disini terasa begitu ramai penuh kehangatan
Ba'da isya para santri mulai bersenda
Sebagian santri sibuk menghapal pelajaran yang di dapat di temani derik jangkrik serta alunan nyanyian katak tampak jelas didalam rumah di petak-petak
Aku santri kecil waktu itu yang begitu akrab dengan mereka
Biasa menghabiskan waktu bersama duduk ramai-ramai di beranda diterangi cahaya bulan serta beberapa piring kacang rebusan mbahku
Ya..waktu itu memang begitu indah..
Begitu pun saat subuh menjelang
Wajah-wajah lesu nampak hiasi pintu-pintu kamar
Namun berubah semangat saat air mulai menitik di dahi-dahi
Wejangan-wejangan Mbah biarkan dingin pagi berlalu
tinggalkan kokok ayam serta cahaya mentari yang muli menerobos bilik mesjid kami
Bayangan ujung kelapa bisa di injak-injak dihalaman mesjid ini baru kami berhenti.
Karya: Lutfi 'Jembay' Apandi (Sahabat Saya).
Sama-sama Pejuang di Lorong Transendental Kotak Kehidupan. Para pengejar Impian.!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar