Bedug seperti biasa menggema..
Lembayung pun dengan senyum mulai memudar hilang dibalik bukit sisi barat kampung kami
Suara berat Mbahku lantunkan adzan disambut riang serangga malam
Selebihnya hening ku rasa
Tak ada gemericik air dijamban
Tak ada cipratan air dari tangan nakal
Tak ada gaduh anak dorong-dorongan
Tak ada aksi berani santri berkenalan sama putri-putri yang sedang antri..
Kemana teman-temanku..?
Kemana para santri pergi..?
Di mesjid ini ku tertegun
Kulihat mesjid yang sudah besar hanya Mbahku yang tersisa
Pak Ustad..kemana para santri..?
Kampung ku yang hening tinggalkan aku yang sudah tahu mana salah mana benar
Tapi kekuatan salahku terlalu besar
Maaf pada Yang Maha Benar
Kampungku ditinggalkan Ustad dan para santri pun satu per satu pergi
Menghilang dan tak kembali..
Aku yang sudah tahu benar salah datang membawa akhlak salah
Hanya Yang Maha Mengetahui apa yang salah dariku
Membiarkan kampung ini ditelan sepi ditinggalkan mereka yang selalu berteriak bacakan ayat-ayat suci
Ditinggalkan Pak Ustad yang takut istri
Mbah..kemana para santri pergi..?..kemana Pak Ustad? minggat...?
Mereka kini tak ada tinggalkan aku yang masih bodoh..
Bodoh akan AGAMA..
Karya: Lutfi 'Jembay' Apandi (Sahabat Saya).
Sama-sama pejuang, pelari, dan pengejar impian. Saya meminta sahabat-sahabat bisa memilih rate reaksi, untuk karya ini. Dengan maksud mencoba tanggapan atas sebuah karya ini. Terima kasih atas kontribusi sahabat-sahabat.
Suara berat Mbahku lantunkan adzan disambut riang serangga malam
Selebihnya hening ku rasa
Tak ada gemericik air dijamban
Tak ada cipratan air dari tangan nakal
Tak ada gaduh anak dorong-dorongan
Tak ada aksi berani santri berkenalan sama putri-putri yang sedang antri..
Kemana teman-temanku..?
Kemana para santri pergi..?
Di mesjid ini ku tertegun
Kulihat mesjid yang sudah besar hanya Mbahku yang tersisa
Pak Ustad..kemana para santri..?
Kampung ku yang hening tinggalkan aku yang sudah tahu mana salah mana benar
Tapi kekuatan salahku terlalu besar
Maaf pada Yang Maha Benar
Kampungku ditinggalkan Ustad dan para santri pun satu per satu pergi
Menghilang dan tak kembali..
Aku yang sudah tahu benar salah datang membawa akhlak salah
Hanya Yang Maha Mengetahui apa yang salah dariku
Membiarkan kampung ini ditelan sepi ditinggalkan mereka yang selalu berteriak bacakan ayat-ayat suci
Ditinggalkan Pak Ustad yang takut istri
Mbah..kemana para santri pergi..?..kemana Pak Ustad? minggat...?
Mereka kini tak ada tinggalkan aku yang masih bodoh..
Bodoh akan AGAMA..
Karya: Lutfi 'Jembay' Apandi (Sahabat Saya).
Sama-sama pejuang, pelari, dan pengejar impian. Saya meminta sahabat-sahabat bisa memilih rate reaksi, untuk karya ini. Dengan maksud mencoba tanggapan atas sebuah karya ini. Terima kasih atas kontribusi sahabat-sahabat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar