Datanglah, dengan senyum senang yang dengan pandai kau sembunyikan di balik kain tipis..
Datanglah, dengan tangan merentang yang dengan rapih kau susupkan di balik jubah, oh kekasih impian..
Datanglah, membawa iman yang tak lelah mengajak aku tuk bertawadhu, terus bertaqwa mengikuti jalan lurus..
Datanglah, dengan tatapan halus yang selalu kau tundukan menjaga jarak demi kasih yang menunggu di halalkan, oh kekasih pujaan..
Datanglah padaku dengan keikhlasan para sufi penjaga gurun-gurun panas, kau oase buat hidup ku..
Datanglah padaku dengan hati lapang, sambut aku jadi khalifah buat perahu hidup mu biar ku tanam sakura peneduh taman hati mu..
Datanglah, dengan tangan merentang yang dengan rapih kau susupkan di balik jubah, oh kekasih impian..
Datanglah, membawa iman yang tak lelah mengajak aku tuk bertawadhu, terus bertaqwa mengikuti jalan lurus..
Datanglah, dengan tatapan halus yang selalu kau tundukan menjaga jarak demi kasih yang menunggu di halalkan, oh kekasih pujaan..
Datanglah padaku dengan keikhlasan para sufi penjaga gurun-gurun panas, kau oase buat hidup ku..
Datanglah padaku dengan hati lapang, sambut aku jadi khalifah buat perahu hidup mu biar ku tanam sakura peneduh taman hati mu..
Oh, yang demikian datanglah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar