Home

Sabtu, 23 April 2011

Episode Hitam: Terbangun dari tidur

Dahaga itu kini menguap bersama kaktus padang gersang
Kekuatan menyengat terasa sekali tambahan tenaga sesaat
Gersang rindu terhisap dendam di kemudian, Sang pemilik tinta kiri mengendus marah

Aku menggelinding menahan ketir

Amarah menghujani bagai air laut menyebrang tenggorokan
Semakin ketir
Semakin marah
Terus ku tegak semakin tak tertahan, Sang pemilik tinta kanan bermuka kelam.. kecewa.

Aku tenggelam dalam rindu hisapan pasir

Semakin dalam semakin sesak
Aku tenggelam dalam lumpur hutan terlarang
Meronta tak ada guna, dalam cintaNya aku terus berdosa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar